October 1, 2020

Melihat Waktu Kapan Bayi Bisa Tengkurap

Melihat Waktu Kapan Bayi Bisa Tengkurap

Pada saat kelahiran seorang bayi, maka hal yang bisa dilakukan hanya tidur sepanjang hari dan mengonsumsi ASI dari ibu. Setelah beberapa waktu, maka pastinya sangat menyenangkan bisa melihat perkembangan bayi terutama dalam respon atau gerakan unik. Oleh karena itu, banyak pertanyaan terutama kapan bayi bisa tengkurap yang menandakan bahwa bayi sudah mulai berkembang secara tepat.

Proses pada saat melakukan tengkurap akan membuat bayi menjadi mengerti respon sekitar dan belajar sudut pandang baru. Penting sekali bayi untuk bisa tengkurap, terutama karena pentingnya dalam menunjukan perkembangan dalam gerakan maupun dalam respon. Tentu saja, pada saat melakukan proses belajar ini ada manfaat terutama dalam otot leher, kepala, dan bahu pada bayi menjadi lebih kuat.

Melihat Proses Tengkurap Bayi

Dalam memberikan pendampingan pada bayi, ada beberapa proses yang terjadi terutama dalam menyesuaikan umur anak sendiri. Bisa dikatakan juga, bahwa umur bayi sangat penting dimana mengenalkan beragam hal sekitar terutama untuk melatih respon. Karena itu, bayi akan cenderung belajar banyak hal hingga bisa tengkurap terutama saat beberapa bulan awal perkembangan itu.

Karena pentingnya hal ini, maka berikut perkembangan yang ada tersebut :

  1. Umur 1 bulan

Tentu ini merupakan fase paling awal dan cukup penting dimana ada suatu perkembangan bayi sebelum tengkurap. Biasanya bayi akan mulai bisa melakukan respon dalam memiringkan badan, walau memang di umur ini tidak banyak gerakan secara keseluruhan. Kadang juga bisa ditemui respon berupa anak bayi bisa tidur sedikit miring dan penting sebagai dasar untuk menjalankan proses tengkurap.

  1. Umur 2 bulan

Sekitar umur 1.5 hingga 2 bulan, bayi akan semakin aktif dan melakukan gerakan seperti berguling pada area sekitar. Jika bayi mulai aktif untuk bergerak dalam berguling, maka perlu ketahui juga bahwa berguling merupakan suatu respon gerakan penting terutama dibagian perut dan pantat. Jangan lupa untuk pantau gerakan bayi agar bisa bertahan cukup lama dan tetap aman saat melakukan gerakan.

  1. Umur 3 hingga 4 bulan

Karena sudah semakin mahir dalam melakukan gerakan berguling, maka sudah bisa memulai proses tengkurap selanjutnya. Karena otot leher dan bahu sudah terus berkembang sehingga menjadi jauh lebih kuat untuk melakukan gerakan dasar sebelum tengkurap. Terutama menyangga kepala dan melihat lurus ke depan menjadi kunci dalam melanjutkan gerakan selanjutnya tersebut. Otot pada lengan dan kaki juga jauh lebih terlatih karena beragam gerakan harian bayi sendiri.

Setiap bulan dan waktu, perkembangan dalam bayi terus sangat cepat dan kadang mengagetkan para orang tua sebagai pendamping. Memberikan pancingan serta motivasi dalam melakukan proses tengkurap memang sangat tepat dalam menyertai stimulan. Semakin cepat anak belajar, tentu saja semakin baik dan mampu dalam melanjutkan kegiatan selanjutnya dari bayi sendiri seperti biasa.

shares